Update Korban Banjir Aceh dan Sumatra per 9 Januari 2026: Meninggal Dunia jadi 1.182 Jiwa
Media: Liputan6 | Jurnalis: Tim News | Diterbitkan: Diterbitkan 09 Januari 2026, 17:49 WIB
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433995/original/041249400_1764908788-9.jpg)
Berdasar informasi dari data bencana hidrometeologi siklon tropis senyar yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis (4/12) malam, setidaknya terdapat 2.698 rumah warga di Kabupaten Aceh Tamiang yang mengalami kerusakan parah. Tampak foto udara yang diambil menggunakan drone ini menunjukkan wilayah yang terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Pulau Sumatra, Kamis 4 Desember 2025. (AP Photo/Binsar Bakkara)
- Korban meninggal banjir-longsor Aceh-Sumatra mencapai 1.182 jiwa per 9 Januari 2026.
- Terdapat 145 korban hilang dan 238.627 jiwa mengungsi akibat bencana tersebut.
- Empat provinsi masih memperpanjang status tanggap darurat pasca bencana.
Wartasuaraumat.blogspot.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui angka korban meninggal dunia dampak banjir dan longsor di Aceh-Sumatra beberapa waktu lalu. Data per 9 Januari 2026, korban meninggal dunia 1.182 jiwa.
"Data terkait dengan korban jiwa meninggal dunia hilang dan mengungsi dalam dua hari ini, ada penambahan korban jiwa meninggal dunia dari Aceh Utara 1 jiwa, Langkat 2 jiwa dan Tapanuli Tengah 1 jiwa," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam konferensi pers secara daring, Jumat (9/1).
"Sehingga ini menambah jumlah total korban jiwa meninggal dunia menjadi 1.182 jiwa, sekali lagi tentu saja simpati dan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban Innalillahi wa Innaillaihi Rojiun," sambungnya.
Sementara untuk data korban hilang terus dilakukan validasi dan disesuaikan. Hingga hari ini tercatat 145 jiwa.
"Korban mengungsi saudara kita yang masih mengungsi itu 238.627 jiwa," ujarnya.
Pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban bencana di Aceh Tamiang, terus dikebut. Nantinya huntara akan dihuni oleh 80 kepala keluarga dengan fasilitas air bersih dan juga listrik yang memadai.
4 Daerah Masih Perpanjang Tanggap Darurat
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5444942/original/064275300_1765792957-3.jpg)
Sementara, area belakang pesantren yang sebelum bencana banjir bandang adalah kawasan asrama santri putra dengan kolam-kolam untuk ternak ikan dan perkebunan, kini dipenuhi potongan kayu besar. Tampak foto udara menunjukkan tumpukan pohon tumbang yang tersapu banjir bandang sekitar tiga minggu lalu di Pesantren Darul Mukhlisin dan masjid yang terhubung dengan pesantren tersebut di Aceh Tamiang, pada Minggu 14 Desember 2025. (Foto oleh AFP)
Mayoritas daerah di Aceh statusnya sudah bergeser dari yang sebelumnya tanggap darurat menjadi transisi darurat. Namun, masih ada empat provinsi yang masih memperpanjang status tanggap darurat.
"Masih ada 4 provinsi yang masih memperpanjang status tanggap darurat Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tamiang dan Pidie Jaya, ini memang daerah-daerah yang saat ini masih kita terus fokuskan pemulihan akses jalan darat dan juga distribusi logistik di titik-titik masyarakat yang masih cukup jauh dari posko kabupaten/kota," pungkasnya.
Reporter: Nur Habibie/merdeka.com
Komentar
Posting Komentar